TALAUD

        Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dengan Ibu Kota Melonguane. Kabupaten ini berasal dari pemekaran Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Talaud pada Tahun 2002. Kabupaten Kepulauan Talaud terletak di Bagian Utara Pulau Sulawesi. Daerah kebupaten ini adalah kawasan yang paling utara di Indonesia Timur, berbatasan dengan daerah Davao Barat dan Timur, Mindanao, Filipina di sebelah utara. 


        Keindahan alam dan keanekaragman hayati di pulau Talaud sudah diakui di Indonesia. Akan tetapi, ternyata masih banyak wisatawan yang belum familiar dengan makanan khas kepulauan Talaud. Berikut ini beberapa Kuliner yang berasal dari Talaud


1. Halua Kenari


        Halua kenari merupakan cemilan tradisional khas Talaud, terbuat dari kacang kenari yang dimasak bersama dengan gula merah. Tekstur kacang yang renyah berpadu dengan kenyal dan kental dari gula merah yang menyatukan serpihan biji kacang. Aroma kenari dan gula merah yang terbakar memberikan citarasa tersendiri. Sekali makan, susah untuk berhenti menguyah. 

        Nikmat rasanya jika berhenti sejenak di pinggir pantai, lalu membuka satu bungkus Halua kenari yang memiliki rasa manis dan tekstur yang sangat renyah sembari beristirahat ditengah perjalanan.


2. Kue Bangket Sagu


        Sesuai dengan namanya, kue ini terbuat dari bahan dasar sagu, yang merupakan salah satu komoditas paling melimpah di Talaud. Selain digunakan sebagai pengganti nasi, sagu juga dolah menjadi kue tradisional. Masyarakat desa Rainis sendiri memilih sagu untuk diolah menjadi kue Bangket Sagu yang terkenal karena tekstur renyah dan lembut dimulut.

        Kue sagu pun menjadi salah satu makanan khas yang tidak boleh dilewatkan. Rasanya yang manis, renyah diluar, dan penuh dengan kacang kenari membuat wisatawan tidak berhenti mencicipinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BITUNG

SANGIHE